AKHIRNYA intan putri malu asal Desa Antaraku Pengaron Banjar dipinang sudah. Pembelinya seorang pengusaha muda asal Desa Cindai Alus Martapura Banjar, Lihan (33). Intan itu dibayar dengan uang cash sebesar Rp 3 miliar Selasa pagi (22/1) sekitar pukul 10.30 Wita di sebuah tempat di Banjarbaru. Praktis, mulai Selasa kemarin, putri malu yang ditemukan tanggal 1 Januari lalu itu sudah diboyong ke Desa Cidai Alus Martapura.
Tampilkan postingan dengan label reportase. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label reportase. Tampilkan semua postingan
Selasa, 22 Januari 2008
Rabu, 09 Januari 2008
memburu berita intan
Wew, puas. Itulah kata yang saya rasakan saat ini. Memburu berita heboh selama tiga hari dengan petunjuk yang sangat minim sekali, ternyata sangat memuaskan hasilnya. Yah, penemuan intan sebesar 200 karat oleh sembilan penambang warga Desa Antaraku Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar Kalsel memang cukup memuaskan secara pribadi.
perda pemberangus hak sipil
Tiga peraturan daerah (Perda) bernuansa agama di Kabupaten Banjar, Perda Ramadhan (nomor 5/2004), Perda Jumat Khusyuk (nomor 8/2005) dan Perda Khatam Alquran (nomor 4/2004), diminta direvisi. Pasalnya, ketiga perda yang dipandang hanya sebatas simbolik itu dinilai telah membatasi kebebasan sipil, dan bahkan dipandang sebagai pemaksaan kehendak.
Selasa, 08 Januari 2008
calon milyarder

Orangnya kecil, kurus, tapi jangan diremehkan. Dia bakal menjadi milyarder baru. Namanya Israniansyah, lurah Desa Antaraku Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar Kalsel.
Sepekan terakhir, telah banyak pengusaha yang mendatangi rumahnya. Untuk apalagi kalau tidak ingin menawar intan temuan para penambang anak buahnya seberat 200 karat. Ya, 1 Januari lalu, sebanyak 9 penambangnya telah menemukan intan superbesar itu. Di Kalsel, intan ini tercatat sebagai yang terbesar yang pernah ditemukan. Konon, intan ini sudah ditawar di atas Rp 1 miliar, tapi angka itu dianggapnya masih jauh dari yang diinginkannya.
Meski orangnya kecil, tapi dia cukup bernyali. Meski membawa barang berharga miliaran kemana saja, dia tetap tenang saja. Tawaran pengamanan dari polisi ditolaknya. Dia yakin tidak akan ada orang yang merampoknya. "Kalau intan ini dirampok, lalu mau dijual kemana. Pasti ketahuan, jadi saya tidak takut membawa intan ini kemanapun," kata Israniansyah.
Banjarbaru
Selasa, 8 Januari 2008
ditemukan intan 200 karat
Dalam sepekan terakhir, Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan geger oleh berita penemuan intan seberat 200 karat. Intan ini ditemukan oleh sekelompok penambang intan asal Desa Antaraku Pengaron Banjar Kalsel. Konon, intan ini adalah intan terbesar di dunia yang pernah ditemukan. Intan superbesar ini ditemukan tanggal 1 Januari yang lalu di penambangan desa setempat.
Senin, 10 Desember 2007
keliling dunia

OBSESI GILA - Teguh Pujo Budi Santoso, pria stroke yang nekad keliling dunia menggunakan sepeda onthelnya. Kini sudah tiga negara disinggahinya sejak Oktober 2006. Obsesi nekadnya ini dilandasi keinginan kuatnya untuk mengetahui budaya dunia. Teguh saat di depan kantor Dewan Banjar, Martapura, Senin (10/12). foto: sigit rahmawan abadi
Dimuat Banjarmasin Post, Selasa (11/12) hal.13
Nongkrong di kantor Dewan Banjar, Martapura, Senin 10 Desember 2007, saya mendapat pelajaran berharga. Pelajaran dari seorang penderita stroke yang tidak mau menyerah oleh keadaan, oleh kondisinya. Adalah Teguh Pujo Budi Santoso, pria berewok kelahiran Jember Jawa Timur 17 September 1964. Pria dua anak, Devy (14) dan Ferdiky (9) ini nekad berkeliling dunia menggunakan sepeda onthel. Aksi gilanya ini dimulai Oktober 2006, dan kini telah keliling ratusan kota di tiga negara, Indonesia, Brunei dan Malaysia.
Langganan:
Postingan (Atom)
